Beranda > Dunia Konstruksi > Apa itu SIKI (Desktop) ?

Apa itu SIKI (Desktop) ?

Seperti yang telah kita ketahui bersama paska pergantian kepengurusan LPJK tingkat Nasional, berganti pula sistem operasional proses sertifikasi & registrasi sertifikat jasa konstruksi di dalamnya. Yang mana sebelumnya kita mengenal istilah SIMJAKON (Sitem Manajemen Jasa Konstruksi) atau dikenal juga dengan SIMOLI (Simjakon Online), untuk saat ini kita diperkenalkan dengan istilah SIKI (Sistem Informasi Konstruksi Indonesia).

Pada awal – awal periodesasi atau istilahnya pada masa transisi, penerbitan sertifikat jasa konstruksi baik itu SBU, SKA maupun SKTK rencana awalnya menggunakan sistem SIKI berbasis website/web. Sistem ini sudah penulis bahas di tulisan sebelumnya Seperti Inikah Proses SBU “Transisi” . Sejak diperkenalkan di Bandung pada awal tahun 2012, pada prakteknya dilapangan, banyak mengalami kesulitan terutama saat akan dilakukan pencetakan / print out. Dan pada akhirnya diambil jalan tengah dengan metode pencetakan sistem offline menggunakan media Microsoft Excel maupun sejenisnya. Hal ini diambil lebih karena belum siapnya sistem untuk proses penerbitan, dilain sisi masyarakat jasa konstruksi menginginkan segera terbit sertifikatnya yang pastinya akan digunakan untuk kepentingan masing – masing.

Didalam perkembangannya, selain dengan sistem offline tersebut, Asosiasi dan Institusi Diklat serta LPJK dihimbau untuk memproses SIKI berbasis web, sehingga nantinya akan ada sinkronisasi data antara fisik sertifikat dengan data di website http://www.lpjk.net . Dan yang masih dalam tahap pengembangan adalah SIKI berbasis desktop yang baru – baru ini diperkenalkan ke seluruh Bapel LPJK, yang dilaksanakan di Bandung juga. Dibilang pengembangan karena selain biar sistem tersebut familiar di tangan user juga menyesuaikan dengan peraturan yang ada.

SIKI berbasis desktop ini sekilas tidak berbeda jauh dengan sistem sebelumnya, malahan akan digabung menjadi satu kesatuan dan tentunya sesuai dengan kapasitas si user. Digabung dalam satu kesatuan artinya sistem sertifikasi & registrasi antara Badan Usaha dan Tenaga Kerja tidak terpisah. Untuk isntallisasinya diperlukan MYSQL dan Connector ODBC. Penulis sendiri tidak paham kenapa menggunakan model mysql, apakah karena masalah berbayar atau tidak berbayar. Lagian juga tidak mengerti apa bedanya berbasis data access dengan myqsl, maklum tidak ada latar belakang pemograman. Hahaha…sok tahu🙂

Sekedar mengintip, seperti apa di dalamnya, berikut penulis sajikan dalam gambar


Gambar 1. Menu Login


Gambar 2. Menu Utama


Gambar 3. Input Data Badan Usaha


Gambar 4. Input Data Keuangan


Gambar 5. Simulasi Permohonan Subbidang


Gambar 6. Proses Pencetakan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: